Author: Disasta_Nisa
•18.46



Sore itu, kau pandangi siluet jingga dibarat sana
Kau puja sang pencipta dengan tangan menengadah
Tapi siangnya, kau tebas habis Maha karya terindah untuk para hamba
Tujuanmu, hanya mengisi perut satu, dua, tiga, saudaramu
Tak kau pikirkan milyaran manusia yang pontang-panting di pinggiran dunia

Apa ini?
Ilusi atau nyata?
Kau layangkan pandangan
Toleh kanan, toleh kiri
Mulut mengeja kata, mata bermain ria
Hanya untuk menghapus tanda merah di selembaran yang hakikatnya kosong

Apa ini?
Ilusi atau nyata?
Dengan tangan, kau gores mimpi-mimpi
Bangkitkan gelora jiwa untuk lari mendaki gunung bersamamu
Tapi, saat kau duduk manis dibalik tahta
Tak kau dengar jeritan tangis dari hati-hati kecil negri ini

Apa ini?
Ilusi atau nyata?
Atau hanya deretan fakta yang kau genggam bersama ilusi