Author: Disasta_Nisa
•01.01
Langkahku menari dalam hamparan nestapa 
Mengalun dalam tangisan tanpa suara . . . . .
Berbisik lembut jinakkan gundah gulana . . . .
Namun , . . . .
Segarnya telaga dambamu
Tak dapat lunakkan jeritan liarku . . . . 
Terkadang . . . . .
Asa melilit sukma 
Paksakan satu kata
tuk menyambut ribuan cahya derita 
Pedih . . . . .
Begitu pedih . . . 
Hingga tetesan bening tak mampu bersua 
Sakit . . . . . 
Sungguh sakit . . . . 
Hingga kelopak rinduku tak lagi terucap 
Ya . . . . . . . 
Itulah kau . . . .
Oh . . . . . . 
Serpihan kecilku  
 
|
This entry was posted on 01.01 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: